وَالْعَصْرِۙ
Wal-‘aṣr(i).
Demi masa,
Masa/Waktu•Makkiyah•3 ayat•Juz 30
Al-Asr bersumpah demi masa waktu untuk menyatakan bahwa seluruh manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang memenuhi empat syarat: beriman, beramal shaleh, saling berwasiat dalam kebenaran, dan saling berwasiat dalam kesabaran. Meski hanya tiga ayat, Imam Syafi'i menyatakan surat ini sudah cukup menjadi pedoman hidup manusia.
Surat ke-103 ini terdiri dari 3 ayat dan termasuk surat Makkiyah, diturunkan setelah Surat Al-Insyirah. Namanya berarti masa, diambil dari ayat pertama: demi masa.
Al-Asr menerangkan sifat-sifat orang yang tidak merugi, lalu Al-Humazah menerangkan beberapa sifat orang yang selalu merugi.
Diringkas dari Mukadimah Al-Qur'an dan Terjemahannya, Kementerian Agama RI.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالْعَصْرِۙ
Wal-‘aṣr(i).
Demi masa,
اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ
Innal-insāna lafī khusr(in).
sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian,
اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ
Illal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa tawāṣau bil-ḥaqq(i), wa tawāṣau biṣ-ṣabr(i).
kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.
Teks Arab, Latin, terjemahan, dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama RI, dengan transliterasi mengikuti SKB Menteri Agama dan Menteri P dan K 1987 serta ejaan KBBI.