Surat Al Lail

Malam • Makkiyah • 21 ayat

Tentang Surat Al-Lail

Baca Surat Al-Lail (Malam — الليل) lengkap dengan teks Latin, Arab, dan terjemahan bahasa Indonesia. Berikut adalah 21 ayat Makkiyah (Juz 30) — surat ke-92 dalam Al-Quran.

Al-Lail bersumpah demi malam yang menutupi, siang yang terang benderang, dan penciptaan laki-laki dan perempuan untuk menyatakan bahwa usaha manusia berbeda-beda. Surat ini membagi manusia menjadi dua: mereka yang dermawan, bertakwa, dan membenarkan kebaikan akan dimudahkan jalannya, sedangkan yang kikir dan merasa cukup akan dipersulit..

Tema Utama

  • Perbedaan jalan orang yang dermawan dan orang yang kikir
  • Pemberian, ketakwaan, dan pembenaran kebaikan membawa kemudahan
  • Kekikiran, merasa cukup, dan pendustaan kebaikan membawa kesulitan
  • Harta tidak berguna di hari kiamat tanpa amal saleh
  • Keridaan Allah sebagai tujuan tertinggi

Kandungan Surat

Ayat 1-4Sumpah dan dua jalan — Allah bersumpah demi malam yang menutupi, siang yang terang-benderang, serta penciptaan laki-laki dan perempuan, bahwa usaha manusia memang bermacam-macam (menuju jalan yang berbeda-beda).
Ayat 5-10Dua golongan manusia — orang yang berinfak, bertakwa, dan membenarkan kebaikan akan dimudahkan Allah menuju jalan kemudahan. Sebaliknya, orang yang kikir, merasa cukup, dan mendustakan kebaikan akan dimudahkan menuju jalan kesulitan.
Ayat 11-13Harta tidak menolong — harta tidak akan berguna saat seseorang jatuh ke dalam kebinasaan. Sesungguhnya Allah-lah yang memiliki petunjuk, dan kepunyaan-Nya lah akhirat dan dunia.
Ayat 14-21Peringatan tentang api neraka dan balasan orang bertakwa — Allah memperingatkan tentang api neraka yang menyala-nyala untuk orang yang mendustakan dan berpaling. Adapun orang yang paling bertakwa akan dijauhkan dari neraka, yaitu yang menginfakkan hartanya untuk menyucikan diri, bukan karena membalas budi siapa pun, melainkan semata-mata mencari keridaan Allah Yang Maha Tinggi.

Keutamaan

  • Diriwayatkan bahwa ayat-ayat terakhir surat ini turun berkenaan dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu yang membebaskan Bilal bin Rabah dan budak-budak muslim lainnya dari penyiksaan semata-mata karena Allah. (HR. Al-Hakim)
  • Surat Al-Lail menegaskan bahwa kunci kebahagiaan dunia dan akhirat adalah kedermawanan dan ketakwaan, bukan penumpukan harta.
  • Imam Ibnu Katsir menyebutkan bahwa surat ini menjelaskan secara gamblang bahwa amal manusia yang berbeda-beda akan berujung pada dua tempat: surga atau neraka.

Asbab Nuzul

Surat Al-Lail adalah surat Makkiyah yang turun di Mekkah. Para mufasir meriwayatkan bahwa surat ini turun berkenaan dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu yang menginfakkan hartanya untuk membebaskan budak-budak muslim yang disiksa oleh kaum Quraisy, khususnya Bilal bin Rabah. Kaum musyrikin mengejek Abu Bakar dan menganggap perbuatannya sia-sia, maka Allah menurunkan surat ini untuk menegaskan bahwa orang yang berinfak dan bertakwa akan mendapat kemudahan, sedangkan orang yang kikir dan mendustakan kebenaran akan mendapat kesulitan.

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, Al-Mustadrak 'ala Ash-Shahihain (Al-Hakim), Tafsir Al-Qurthubi, Tafsir Ath-Thabari

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
1

وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىۙ

wal-laili idzâ yaghsyâ

Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),

2

وَالنَّهَارِ اِذَا تَجَلّٰىۙ

wan-nahâri idzâ tajallâ

demi siang apabila terang benderang,

3

وَمَا خَلَقَ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰىٓۙ

wa mâ khalaqadz-dzakara wal-untsâ

dan demi penciptaan laki-laki dan perempuan,

4

اِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتّٰىۗ

inna sa‘yakum lasyattâ

sesungguhnya usahamu benar-benar beraneka ragam.

5

فَاَمَّا مَنْ اَعْطٰى وَاتَّقٰىۙ

fa ammâ man a‘thâ wattaqâ

Siapa yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa

6

وَصَدَّقَ بِالْحُسْنٰىۙ

wa shaddaqa bil-ḫusnâ

serta membenarkan adanya (balasan) yang terbaik (surga),

7

فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْيُسْرٰىۗ

fa sanuyassiruhû lil-yusrâ

Kami akan melapangkan baginya jalan kemudahan (kebahagiaan).

8

وَاَمَّا مَنْۢ بَخِلَ وَاسْتَغْنٰىۙ

wa ammâ mam bakhila wastaghnâ

Adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah)

9

وَكَذَّبَ بِالْحُسْنٰىۙ

wa kadzdzaba bil-ḫusnâ

serta mendustakan (balasan) yang terbaik,

10

فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْعُسْرٰىۗ

fa sanuyassiruhû lil-‘usrâ

Kami akan memudahkannya menuju jalan kesengsaraan.

11

وَمَا يُغْنِيْ عَنْهُ مَالُهٗٓ اِذَا تَرَدّٰىٓۙ

wa mâ yughnî ‘an-hu mâluhû idzâ taraddâ

Hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.

12

اِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدٰىۖ

inna ‘alainâ lal-hudâ

Sesungguhnya Kamilah yang (berhak) memberi petunjuk.

13

وَاِنَّ لَنَا لَلْاٰخِرَةَ وَالْاُوْلٰىۗ

wa inna lanâ lal-âkhirata wal-ûlâ

Sesungguhnya milik Kamilah akhirat dan dunia.

14

فَاَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظّٰىۚ

fa andzartukum nâran taladhdhâ

Aku memperingatkanmu dengan neraka yang menyala-nyala.

15

لَا يَصْلٰىهَآ اِلَّا الْاَشْقَىۙ

lâ yashlâhâ illal-asyqâ

Tidak masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,

16

الَّذِيْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ

alladzî kadzdzaba wa tawallâ

yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan).

17

وَسَيُجَنَّبُهَا الْاَتْقَىۙ

wa sayujannabuhal-atqâ

Akan dijauhkan darinya (neraka) orang yang paling bertakwa,

18

الَّذِيْ يُؤْتِيْ مَالَهٗ يَتَزَكّٰىۚ

alladzî yu'tî mâlahû yatazakkâ

yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (diri dari sifat kikir dan tamak).

19

وَمَا لِاَحَدٍ عِنْدَهٗ مِنْ نِّعْمَةٍ تُجْزٰىٓۙ

wa mâ li'aḫadin ‘indahû min ni‘matin tujzâ

Tidak ada suatu nikmat pun yang diberikan seseorang kepadanya yang harus dibalas,

20

اِلَّا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْاَعْلٰىۚ

illabtighâ'a waj-hi rabbihil-a‘lâ

kecuali (dia memberikannya semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi.

21

وَلَسَوْفَ يَرْضٰىࣖ

wa lasaufa yardlâ

Sungguh, kelak dia akan mendapatkan kepuasan (menerima balasan amalnya).

Anda baru saja membaca Surat Al-Lail.
Kami baru saja menghapus semua iklan dari situs ini.
Donasi Anda yang menjaga Litequran.net tetap bebas iklan — untuk Anda dan ratusan ribu pembaca lainnya.

Donasi Sekarang

Pertanyaan Umum tentang Surat Al-Lail

Apa isi kandungan Surat Al-Lail?

Al-Lail bersumpah demi malam yang menutupi, siang yang terang benderang, dan penciptaan laki-laki dan perempuan untuk menyatakan bahwa usaha manusia berbeda-beda. Surat ini membagi manusia menjadi dua: mereka yang dermawan, bertakwa, dan membenarkan kebaikan akan dimudahkan jalannya, sedangkan yang kikir dan merasa cukup akan dipersulit. Surat Al-Lail terdiri dari 21 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah).

Berapa jumlah ayat Surat Al-Lail?

Surat Al-Lail terdiri dari 21 ayat dan terdapat pada juz 30 dalam Al-Quran. Estimasi waktu membaca dengan tartil beserta terjemahannya sekitar 4 menit.

Mengapa surat ini dinamakan Al-Lail (Malam)?

Nama "Al-Lail" (الليل) berarti "Malam" dalam bahasa Indonesia. Penamaan ini merujuk pada tema atau kisah utama yang dibahas dalam surat. Surat ini merupakan surat ke-92 dalam urutan mushaf Al-Quran.

Apakah Surat Al-Lail Makkiyah atau Madaniyah?

Surat Al-Lail termasuk golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat Makkiyah umumnya membahas tema keimanan, tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi sebagai penguatan akidah umat Islam di masa awal dakwah.

Kapan waktu terbaik membaca Surat Al-Lail?

Surat Al-Lail dapat dibaca kapan saja, terutama saat berdzikir dan bermunajat kepada Allah. Sebagai surat Makkiyah yang berisi penguatan iman dan tauhid, membacanya di waktu tenang seperti sepertiga malam terakhir atau setelah shalat Subuh sangat dianjurkan.

Apa keutamaan membaca Surat Al-Lail?

Diriwayatkan bahwa ayat-ayat terakhir surat ini turun berkenaan dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu yang membebaskan Bilal bin Rabah dan budak-budak muslim lainnya dari penyiksaan semata-mata karena Allah. (HR. Al-Hakim) Surat Al-Lail menegaskan bahwa kunci kebahagiaan dunia dan akhirat adalah kedermawanan dan ketakwaan, bukan penumpukan harta. Imam Ibnu Katsir menyebutkan bahwa surat ini menjelaskan secara gamblang bahwa amal manusia yang berbeda-beda akan berujung pada dua tempat: surga atau neraka.

Apakah membaca Surat Al-Lail di LiteQuran benar-benar gratis dan tanpa iklan?

Ya, LiteQuran menyediakan Surat Al-Lail lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, tafsir, dan audio murottal secara 100% gratis dan tanpa iklan sama sekali. Halaman dimuat sangat cepat karena tidak ada script iklan yang memperlambat. Anda bisa fokus membaca Al-Quran tanpa gangguan pop-up atau banner iklan.