اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ
Ara'aital-lażī yukażżibu bid-dīn(i).
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
Barang yang Berguna•Makkiyah•7 ayat•Juz 30
Al-Maun mendefinisikan orang yang mendustakan agama sebagai mereka yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong untuk memberi makan orang miskin. Surat ini mengecam orang yang shalat namun lalai dari makna shalatnya, serta mereka yang riya dalam beribadah dan enggan meminjamkan barang-barang yang berguna kepada sesama.
Surat ke-107 ini terdiri dari 7 ayat dan termasuk surat Makkiyah, diturunkan setelah Surat At-Takasur. Namanya berarti bantuan atau barang yang berguna, diambil dari ayat 7.
Al-Maun mengemukakan sifat-sifat manusia yang buruk, lalu Al-Kausar menunjukkan sifat-sifat mulia yang diperintahkan untuk dikerjakan.
Diringkas dari Mukadimah Al-Qur'an dan Terjemahannya, Kementerian Agama RI.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ
Ara'aital-lażī yukażżibu bid-dīn(i).
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ
Fa żālikal-lażī yadu‘‘ul-yatīm(a).
Itulah orang yang menghardik anak yatim
وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ
Wa lā yaḥuḍḍu ‘alā ṭa‘āmil-miskīn(i).
dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ
Fawailul lil-muṣallīn(a).
Celakalah orang-orang yang melaksanakan salat,
الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ
Allażīna hum ‘an ṣalātihim sāhūn(a).
(yaitu) yang lalai terhadap salatnya,761
761) Melalaikan salat mencakup lalai akan waktu dan tujuan salat serta bermalasan dalam mengerjakannya.
الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ
Allażīna hum yurā'ūn(a).
yang berbuat riya,762
762) Riya adalah melakukan sesuatu perbuatan tidak untuk mencari keridaan Allah, tetapi untuk mencari pujian atau kemasyhuran di masyarakat.
وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ ࣖ
Wa yamna‘ūnal-mā‘ūn(a).
dan enggan (memberi) bantuan.
Teks Arab, Latin, terjemahan, dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama RI, dengan transliterasi mengikuti SKB Menteri Agama dan Menteri P dan K 1987 serta ejaan KBBI.