اَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِاَصْحٰبِ الْفِيْلِۗ
Alam tara kaifa fa‘ala rabbuka bi'aṣḥābil-fīl(i).
Tidakkah engkau (Nabi Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?
Gajah•Makkiyah•5 ayat•Juz 30
Al-Fil mengisahkan peristiwa tahun kelahiran Nabi Muhammad ketika pasukan gajah Abrahah dari Yaman berniat menghancurkan Ka'bah, namun dihancurkan oleh gerombolan burung Ababil yang melempari mereka dengan batu sijjil. Peristiwa ini menjadi bukti perlindungan Allah atas Ka'bah dan menjadi kebanggaan suku Quraisy penjaga Ka'bah.
Surat ke-105 ini terdiri dari 5 ayat dan termasuk surat Makkiyah, diturunkan setelah Surat Al-Kafirun. Namanya berarti gajah, diambil dari ayat pertama. Surat ini mengisahkan pasukan bergajah dari Yaman pimpinan Abrahah yang hendak menghancurkan Ka'bah, peristiwa yang terjadi pada tahun kelahiran Nabi Muhammad.
Al-Fil menceritakan kehancuran pasukan yang hendak merobohkan Ka'bah, lalu Quraisy memerintahkan penduduk Makkah untuk menyembah Allah, Pemilik Ka'bah itu.
Diringkas dari Mukadimah Al-Qur'an dan Terjemahannya, Kementerian Agama RI.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِاَصْحٰبِ الْفِيْلِۗ
Alam tara kaifa fa‘ala rabbuka bi'aṣḥābil-fīl(i).
Tidakkah engkau (Nabi Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?
اَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِيْ تَضْلِيْلٍۙ
Alam yaj‘al kaidahum fī taḍlīl(in).
Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia?
وَّاَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا اَبَابِيْلَۙ
Wa arsala ‘alaihim ṭairan abābīl(a).
Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong
تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيْلٍۙ
Tarmīhim biḥijāratim min sijjīl(in).
yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُوْلٍ ࣖ
Fa ja‘alahum ka‘aṣfim ma'kūl(in).
sehingga Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).
Teks Arab, Latin, terjemahan, dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama RI, dengan transliterasi mengikuti SKB Menteri Agama dan Menteri P dan K 1987 serta ejaan KBBI.